Sale!
jalan-tengah-demokrasi-web_thumb_150_

Jalan Tengah Demokrasi : Antara Fundamentalisme dan Sekularisme

Rp68.000,00 Rp51.000,00

Secara substantif buku ini mengajak para aktifis Islam agar tidak phobia berjuang dalam kerangka demokrasi. Demokrasi bahkan oleh sang penulis disebut memiliki akar historis sejak zaman “dini Islam”, era Khulafaur Rasyidin. Apa dan bagaimanakah akar-akar historis demokrasi dalam Islam dapat dirunut dalam buku ini.
(Dhurorudin Mashad, penulis produktif dan peneliti senior LIPI)

Lama kami mencari makna sosok “Nasionalis religius”. Apa itu, bagaimana dan siapa? Alhamdulillah dalam buku ini kami temukan sosok loyalis Indonesia sejati. Penulis nasionalis karena cinta bangsa ini tapi tetap religius karena mendasarkan pandangannya di atas nilai-nilai Islam. Bila sebagian aktivis muslim ingin “membongkar rumah” bangsa ini dan diganti rumah baru. Maka penulis mengajak kita “merasa memiliki rumah” ini. Bangsa ini bukan milik siapa pun kata penulis, tapi buah perjuangan tokoh-tokoh Islam masa lalu
(AM Waskito, penulis produktif)

Penulis dalam buku ini ingin menggunakan demokrasi sebagai sarana perjuangan untuk menegakkan syariat Allah. Buku ini hadir di tengah dahaga umat untuk mengkaji kehidupan politik Islam di negeri ini yang semakin terpinggirkan. Oleh karena itu buku ini layak dibaca untuk menambah wawasan kita tentang diskursus politik Islam di tanah air. Semoga mencerdaskan dan memberi kontribusi positif bagi peningkatan kesadaran politik umat.
(KH. Muhammad Al-Khathath; Sekjen Forum Umat Islam)

SKU: jalan-tengah-demokrasi-antara-fundamentalisme-dan-sekularisme Category:

Product Description

Kemenangan dan kejayaan bagi orang-orang yang beriman, memiliki berbagai macam bentuk dan wujud yang berbeda, di antara yang terpenting adalah; tersampaikannya misi risalah, takluknya musuh, dan terwujudnya umat terbaik yang makmur sejahtera di bawah naungan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Boleh jadi musuh-musuh Islam memandang bahwa kemenangan dan kejayaan umat Islam adalah mustahil dan omong kosong belaka. Namun kaum muslimin harus tetap yakin dengan janji Allah bahwa bumi ini akan diberikan pada hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Ini bukanlah mimpi atau ilusi. Sebaliknya, ia adalah bentuk keimanan sempurna kepada Allah dan keyakinan akan kebenaran semua janji-Nya. Keimanan yang murni adalah yang tak terkotori debu keraguan dan virus kemusyrikan. Karena hanya keimanan yang murni dan amal saleh yang tulus kepada-Nyalah, yang menjadi kunci utama terealisasikannya kejayaan Islam.

Buku ini adalah sebuah kajian terhadap berbagai macam makna kemenangan dan kejayaan, syarat-syaratnya, sebab-sebabnya, tahapan-tahapannya, tujuan-tujuannya, kendala-kendalanya serta faktor-faktor pendukungnya. Tak pelak, buku ini menjadi rujukan penting bagi para pegiat dakwah dan aktivis Islam dalam menuntun mereka menggapai kesuksesan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Jalan Tengah Demokrasi : Antara Fundamentalisme dan Sekularisme”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *