Sale!
al wara'

Al Wara` ( Imam Ahmad bin Hambal & Imam Ibnu Abi Dunya)

Rp195.000,00 Rp156.000,00

Penulis:Imam Ahmad bin Hambal -rahimahulloh- & Imam Ibnu Abi Dunya -rahimahulloh-

Dimensi Buku:Buku ukuran sedang 16 x 24 cm

Tipe Cover:Hardcover

Jumlah Halaman:712 hlm

Bahasa:Indonesia

SKU: al-wara-imam-ahmad-bin-hambal-imam-ibnu-abi-dunya Categories: ,

Product Description

Ibrahim bin Adham -rahimahulloh-  berkata, “Wara’ adalah meninggalkan sesuatu yang syubhat, meninggalkan semua yang tidak berguna, meninggalkan  semua kelebihan (yang melebihi kecukupan).”
Dalam Sunan At-Tirmidzi diriwayatkan secara marfu’ (sabda Rosululloh -Sholallahu Alaihi Wassalam- ) ,” Wahai Abu Hurairah jadilah orang yang wara’, niscaya engkau akan jadi manusia yang paling taat penghambaannya.”
Syaikh Al Harawi -rahimahulloh- penulis kitab Al Manazil, berkata , “Wara’ ada tiga tingkatan, yaitu:
(a) meninggalkan perbuatan buruk untuk menjaga diri (jiwa),
(b) menabung kebaikan/(beramal shalih) , dan
(c) menjaga keimanan.”
Inilah tiga pelajaran yang bisa dipetik dari meninggalkan perbuatan buruk.
Pertama, menjaga jiwa, yaitu menjaga dan membentengi jiwa dari segala yang dapat mengotori dan membuatnya hina di sisi Alloh -Subhanahu Wa Ta’ala- , para malaikat, orang-orang beriman dan seluruh makhluk. Barangsiapa yang jiwanya besar maka akan besar pula penjagaannya dan bentengnya, kesucian dan ketinggiannya serta itu bisa menempatkannya di posisi tertinggi, Tapi orang yang jiwanya rendah dan kecil berarti dia melemparkannya ke tempat yang kotor, melepas keliarannya, memutus tali kekangnya sehingga tak terjaga dari segala keburukan. Jadi, ketika orang  bisa  menjauhi  perbuatan  buruk  maka  paling  tidak  dia menjaga jiwanya.
Kedua, menabung kebaikan ( beramal Shalih) . Hal ini bisa dilihat dari dua yaitu:
a.   Menggunakan waktu hanya untuk menghasilkan kebajikan Kalau dia sibuk dengan keburukan tentu waktunya berbuat kebaikan jadi berkurang.
b.   Menjaga agar amalan baik yang sudah ada tidak berk urang dengan semakin bertambahnya timbangan amal buruk menurunnya timbangan kebaikan .
amal buruk terkadang bisa menghapus amal baik, baik dengan  menenggelamkannya    sama sekali atau menguranginya.  Paling tidak amal  buruk itu  pasti akan memperlemah  amal  baik,  sehingga  dengan  menghindari amal buruk  maka terjagalah tabungan  amal    baik. Perumpamaannya sama dengan orang yang punya harta kemudian dia memberi hutang kepada orang lain dengar harta itu.  Piutangnya itu bisa jadi menghabiskan seluruh hartanya   tadi,   atau   malah   menambah,   tapi  juga   bisa menguranginya. Begitulah amal baik dan buruk.
Ketiga, menjaga iman. Iman berdasarkan pendapat  ahlus sunnah akan bertambah karena taat dan berkurang karena maksiat. Ha ini diriwayatkan oleh Asy-Syafi’i  -rahimahulloh- dan lainnya dari para sahabat dan tabiin .
Maksiat akan melemahkan iman dan hanya  bisa dirasakan dengan kepekaan hati dan wujud materil. Sebab, sebagaimana dalam hadits apabila seorang hamba melakukan suatu dosa maka itu akan menjadi satu titik hitam/ noktah hitam di hati nya akan menjadi cemerlang. Namun kalau dia kembali melakukan dosa maka akan bertambah noktah hitam di hati nya sehingga menutupi hati nya
. Itulah penutup hati yang difirmankan Alloh -Subhanahu Wa Ta’ala- ,
“Sekali-kali tidak (demikian), sebenamya  yang selalu mereka  usahakan itu menutupi hati mereka. ” (Qs. Al Muthaffifiin [83]: 1 14)
Alloh -Subhanahu Wa Ta’ala- menginformasikan bahwa perbuatan hati akan menjadi penutup yang bisa membuatnya bertambah. Alloh -Subhanahu Wa Ta’ala-  juga mengabarkan kalau Dia membalikkan orang-orang munafik kepada kekafiran Iantaran apa yang mereka perbuat. Dia berfirman,
“Padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri.” (Qs. An-Nisaa” [4]: 88).

Inilah buku yang membahas tentang sifat Wara’ yang diamalkan para Salaf  melalui atsar-atsar yang ririwayatkan oleh Imam Ahmad bin hambal dan Imam Ibnu Abi Dunya  -rahimahumallah-

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Al Wara` ( Imam Ahmad bin Hambal & Imam Ibnu Abi Dunya)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *